ARTUDIOInterior & Architecture
Back to ProjectsCONCEPT STUDY #06
Architecture + Interior • Concept study

Terrace House

Interlocking staggered terraces capturing cool mountain breezes in highland Malang.

LocationConcept study
Year2023
Land / Building Area260 m² / 290 m²
ScopeTopographical Design, Architecture Planning
StatusConcept Study
Terrace House — visual konsep architecture + interior
01 • Context

The Brief

Hunian istirahat akhir pekan yang memaksimalkan pemandangan lembah dan iklim sejuk kota Malang, dengan ruang luar yang mengundang untuk berkumpul santai.

Site Constraints

Tapak berkontur menjadi konteks awal untuk mengeksplorasi hubungan massa bangunan, teras, dan lanskap.

Key Architectural Challenge

Menyusun massa bangunan berundak yang tetap membuka hubungan ruang dengan lanskap.

02 • Architectural Strategy

Design Response

Spatial Concept

Staggered Terracing — Membagi massa bangunan mengikuti kemiringan lereng berundak sehingga setiap lantai memiliki atap hijau atau teras terbuka sendiri.

Circulation & Logic

Pintu masuk berada di lantai teratas (level jalan), sedangkan ruang keluarga dan teras lanskap berada di lantai bawah yang bersentuhan langsung dengan tanah kebun.

Light, Wind & Microclimate

Orientasi teras ke arah utara menangkap panorama lembah gunung tanpa silau panas matahari langsung.

03 • Technical Documentation

Drawings & Zoning Diagrams

Visualisasi terukur pembagian zona publik, sirkulasi angin, dan penataan void vertikal.

ARTUDIO ARCHITECTURAL DRAWINGS • SHEET A-101

Topographical Slope Cross-Section

ProjectTerrace House
Scale1:100 @ A3
RefAR-06
1234ABCINNER COURTYARD ±0.00LIVING AREAFL +0.15 mDINING & PANTRYFL +0.15 mCARPORT BUFFER (-0.10)UP (STAIRS)4,500 mm6,000 mm5,500 mmN
01. Passive Ventilation: Stack-effect air exhaust through inner courtyard skylight.
02. Thermal Buffer: West facade solid wall shielding high solar radiation.
03. Structural Grid: 4.5m x 6.0m reinforced concrete modular columns.
04 • Zoning Distribution

Spatial Strategy

Split-level 3 Tingkat yang menyatu dengan kontur tanah: Entry Pavilion (Atas), Living & Hearth Lounge (Tengah), Guest Suites & Garden Courtyard (Bawah).

Road Level Entrance (90 m²)
  • Hillside Carport
  • Viewing Deck Foyer
  • Study & Powder Room
Mid Level Hearth (110 m²)
  • Staggered Living Room
  • Open Hearth Fireplace
  • Terrace Dining & Kitchen
Garden Level (90 m²)
  • 2 Garden Facing Suites
  • Reflecting Basin
  • Direct Slope Access
05 • Materiality

Material & Atmosphere

Palet material yang dipilih berdasarkan ketahanan cuaca tropis, tekstur taktil, dan penuaan alami yang anggun.

Retaining Wall

Volcanic Andesite Basalt

Batu andesit vulkanik dari lereng Semeru untuk dinding terasering penahan tanah.

External Decks

Thermo-treated Ash Wood

Kayu ash modifikasi panas tahan lembap pegunungan tanpa pembusukan jamur.

Wall Finish

Tactile Lime Plaster Finish

Plester kapur alami bernapas yang tahan terhadap kelembapan udara pegunungan.

06 • Visual Exploration

Image Gallery

Stepped living volume responding directly to the natural hillside topography
Fig. 01Stepped living volume responding directly to the natural hillside topography
Open fireside reading room framed by textured grey plaster and endemic flora
Fig. 02Open fireside reading room framed by textured grey plaster and endemic flora
07 • Synthesis

Project Outcome

Hunian berundak yang seolah tumbuh secara organik dari lereng bukit, memberikan ketenangan dan ikatan mendalam dengan alam sekitarnya.

Have a project in mind similar to Terrace House?

Konsultasikan rencana hunian atau ruang komersial Anda bersama ARTUDIO.

Konsultasikan Proyek